Memaksimalkan kamera handphone

Di awal tahun 2000, hal pertama saya dapatkan untuk memenuhi kebutuhan fotografi saya, ialah sebuah handphone. Karena, saat itu uang tabungan belum mencukupi untuk membeli DSLR yang terkesan mahal. 

Handphone yang saya gunakan sangat biasa tanpa layar sentuh apapun, dan kualitas kameranya pun masih VGA beresolusi paling rendah di bawah 2 Megapixel sekalipun. Hal ini tak membuat saya membuang-buang kesempatan untuk mengasah bakat yang saya inginkan, belajar cara mengambil gambar dari berbagai sudut, Angle, komposisi gambar.

Sekarang kita tidak susah payah lagi untuk medapatkan sebuah kamera. Apalagi sekarang sudah banyak perusahaan-perusahaan handphone bersaing memberikan fitur-fitur kamera terbaik di handphone yang di produksinya. Dari resolusi 8 Megapixel sampai lebih 20 Megapixel, dan Aperture yang lebar f/1.4 di sematkan di handphone tersebut.

Saya ingin membagikan cara agar memaksimalkan kamera handphone yang anda miliki, agar terlihat lebih tajam dan enak di pandang.

Pencahayaan yang tepat

Memaksimalkan kamera handphone

www.pixabay.com

Dalam Istilah, fotografi adalah melukis dengan cahaya. Jadi kamu harus pastikan kondisi untuk memotret dalam pencahayaan yang cukup. Cahaya alami alias cahaya yang di hasilkan oleh matahari menjadi pilihan utama, adapun kondisi cahaya matahari yang bagus pada saat di pagi hari atau menjelang senja.

Sedangkan untuk memotret pada malam hari gunakanlah fitur manual pada kamera handphone kalian, dengan menaikkan iso menjadi 800 dan merendahkan shutter menjadi 1/10, dengan menggunakan tripod agar foto tidak blur dan goyang. Untuk lebih maksimal lagi gunakan tambahan cahaya dari lampu atau senter.

Komposisi foto

Memaksimalkan kamera handphone

www.pixabay.com

Dalam arti yang sederhana komposisi adalah susunan. Sedangkan dalam fotografi komposisi ialah susunan objek-objek atau elemen yang di bingkai dalam satu frame. Dengan mengatur sudut pengambilan ( angle ) tertentu dengan mengaktifkan garis Rule of Thirds dalam fitur Handphone yang kamu miliki.

Foto di atas adalah salah satu contoh komposisi, di mana fotografer menggunakan Garis Penuntun – Leading Lines. Yaitu menggunakan elemen alami yang ada pada foto sebagai garis penuntun untuk mengarahkan mata penikmat foto menuju satu titik. Garis-garis ini membuat foto lebih enak di pandang.

Hindari mode zoom

Memaksimalkan kamera handphone

www.pixabay.com

Jangan sekali-kali memotret dengan menggunakan mode zoom pada kamera handphone, karena mode zoom kamera handphone berbeda dengan kamera digital atau DSLR. Dengan menzoom kamera pada handphone, otomatis hasil foto akan menurunkan kualitasnya, pecah, dan kurang tajam.

Hindari penggunaan lampu flash

Memaksimalkan kamera handphone

www.pixabay.com

Kita berpikir dengan bantuan flash kamera mungkin foto yang di hasilkan akan jauh lebih terang, akan tetapi nyatanya dengan penggunaan flash pada kamera handphone malah membuat background di belakang object foto menjadi gelap dan tidak enak di pandang.

Terlebih dalam foto potrait atau menggunakan manusia sebagai objek foto, penggunaan flash pada kamera handphone membuat mata objek menjadi merah atau menyala yang biasa di sebut dengan “Red-eyes”. Sedangkan penggunaan pada foto luar ruangan di malam hari membuat debu yang melintas di depan kamera, terkena flash dan menyala menjadikan titik – titik putih pada foto yang tidak enak di pandang.

Gunakan lensa tambahan

Memaksimalkan kamera handphone

www.apahayo.com

Sekarang lensa tambahan untuk handphone sudah marak di jual, namun untuk foto yang bagus kita membutuhkan lensa tambahan yang bagus pula. Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih lensa tambahan, perlu dan tidaknya tergantung kebutuhan oleh kita.

Kalau saya perlunya dalam memotret foto – foto makro, menjadikan elemen kecil sebagai objek foto, seperti binatang kumbang, lalat, dan sejenisnya atau benda – banda yang kecil seperti ujung pensil, atau lobang kunci. Penggunaan lensa makro sangat sangat di perlukan dalam hal ini. Agar titik fokus lebih tajam pada objek tersebut.

Manfaatkan fitur mode dalam aplikasi kamera

memaksimalkan kamera handphone

screenshoot fitur kamera www.google.com

Kita bisa memanfatkan fitur-fitur dalam aplikasi kamera kita, baik itu fitur manual, fitur mode malam, mode HDR, dan lain-lain. Kalau untuk foto landscape atau pemandangan biasanya saaya lebih banyak menggunakan fitur HDR, karena menggunakan fitur ini membuat foto kita lebih dramatis dan elegant di lihat.

Selain itu saya juga menyarankan menggunakan fitur panorama jika ingin memotret pemandangan alam. Dengan fitur ini foto yang di hasilkan lebih lebar dan wide, tanpa perlu menggunakan lensa tambahan apapun. Untuk mendapatkan hasil yang bagus hindari penggunakan fitur filter efek.

Beranikan diri berexperiment

memaksimalkan kamera handphone

www.pixabay.com

Dalam fotografi di perlukan juga kreatifitas experiment untuk menentukan komposisi dalam sebuah foto, agar menghasilkan foto-foto yang bagus. Beranikan diri untuk membuat komposisi komposisi baru, yang pasti hasil foto masih dalam penilaian nyaman di pandang.

Gunakan peralatan penahan getaran

Memaksimalkan kamera handphone

www.pixabay.com

Untuk menghindari getaran tangan yang membuat foto yang di hasilkan blur, maka saya menganjurkan gunakanlah peralatan penahan getaran kamera. Berbeda dengan kamera DSLR, Pocket atau prosumer, kamera handphone tidak memiliki fitur anti getar, yang biasa di miliki oleh kamera DSLR, Pocket atau prosumer yang biasa di kenal VR.

Oleh karena itu saya menyarankan gunakanlah tripod atau monopod saat mengambil gambar. Gunakan timer, agar mengurangi gerataran akibat jari kita menekan tombol shutter kamera.

Hindari mengedit yang terlalu berlebihan

Memaksimalkan kamera handphoneMemaksimalkan kamera handphone

www.pixabay.com

Dalam pengeditan foto, usahakan hanya mengedit Brightness, kontras, sharpen, dan saturation. akankah kita bisa saja kita sedikit saja. cara mengubah white balance atau menambah blur, asalkan dalam batas wajar.

Dan menggunakan aplikasi editing yang banyak di pakai oleh fotografer. Kami rekomendasikan untuk PC memakai Adobe lightroom, Photoshop, dan untuk hanphone menggunakan Adobe lightroom versi mobile, snapseed, VSCO, Picsart.

Nah, mungkin itu saja yang bisa kita  share ke pembaca. semoga berguna, dan bisa di terapkan. Jangan lupa share ke teman – temanmu agar lebih bermanfaat dan komentar di kolom bawah, silahkan jika ada yang ingin di tanyakan dan di tambahkan.

Seni fotografi tercipta bukan dari mahalnya harga kamera, melainkan dari kreatifitas dan jiwa seni di dalam diri kita – www.apahayo.com –

 www.pixabay.com

www.pixabay.com

Leave a Reply